Liverpool Diminta Benahi Lini Tengahnya

Stan Collymore, mantan penyerang Liverpool mengungkapkan pendapatnya menegnai lini tengah Liverpool pada musim ini. Ia menegaskan bahwa mereka membutuhkan pembenahan kapten Jordan Henderson dan wakil James Milner.

Liverpool mengalami badai cedera di lini tengah pada awal musim ini. Alhasil The Reds masih belum tampil mengesankan sampai sejauh ini.

Karena penampilan yang kuran solid dari para pemains eperti Jordan henderson dan James Milner, Liverpool hanya berhasil mencatatkan dua kemenengan dalam enam pertandingan di Premier League. alhasil mereka pun kini hanya menduduki peringkat 7 klasmen sementara.

Di tengah badai cedera, Harvey Elliot mendapat kesempatan untuk bermain di tim utama, tetapi gelandang yang saat ini berusia 19 tahun tersebut dianggap belum berpengalaman. Sementara itu, Naby Keita belum tampil satu kali pun di Premier League.

Colly more tidak terkesan dengan performa lini tengah Liverpool pada musim ini, Untuk itu The Reds diminta untuk meningkatkan kekuatan lini tengahnya.

"James Milner seharusnya tidak dipanggil untuk menjadi anggota kunci tim, itu fakta. Ini usianya dia sudah tidak seharusnya. Dia seharusnya menjadi pemain cadangan, dia pantas mendpatkan peran itu, dia pria hebat di ruang ganti, dia harus berada di jalur kepelatihannya dan mungkin akan berada di Liverpool," ujar Collymore.

"Jordan Henderson, kapten hebat, legenda, dan seklai lagi anda mancari upgrade. Anda ignin memulai kembali. Keita belum bersinar. Harvey terlalu muda. Cara Klopp bermain dan dari mana dia berasal dan cedera di awal musim, tidak realistis untuk mengharapkan dia menjadi pemain kunci.

Liverpool santer dikatikan dengan gelandang Borussia Dortmund Jude Bellingham. Collymore juga mengecam FSG karena tidak mebgeluarkan uang pada musim panas ini untuk membeli gelandang berkualitas seperti Bellingham.

"Liverpool memiliki masalah di lini tengah. Para penggemar tahu itu. Kami telah berbicara tentang orang-orang seperti Jude Bellingham. Saya akan memasukkannya di bursa transfer ini dan membuat mereka Borussia Dortmund keluar dari pasa dan itu tergantung pada FSG," lanjutnya

"Gagasan bahwa FSG tidak memiliki uang adalah konyol. Ini adalah organisasi olahraga kaya yang memiliki banyak domain dan properti olahraga. Jika mereka mengininkan uang, mereka dapat memanfaatkan uang dari individu yang terkait dengan klub, tetapi mereka mmeiliki model bisnis yang sangat ketat,"